Spanyol Rebut Trofi Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar

KILASNETWORK.COM – Tim Nasional Spanyol sukses menasbihkan diri sebagai penguasa sepak bola dunia setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada babak final Piala Dunia 2026. Laga dramatis yang berlangsung di Stadion New Jersey pada Minggu (20/7) dini hari WIB ini menyajikan tensi tinggi hingga babak perpanjangan waktu (extra time).

Dengan hasil ini, Tim Matador resmi merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah. Sebaliknya, kekalahan ini mengandaskan mimpi besar Argentina untuk mempertahankan gelar juara secara berturut-turut (back-to-back).

Babak Pertama: Martinez Tampil Tangguh, Laga Sengit Tanpa Gol
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Slavko Vincic, kedua tim langsung memperagakan permainan dengan intensitas tinggi. Spanyol perlahan mulai memegang kendali dan menciptakan beberapa peluang berbahaya di depan gawang Argentina.

Pada menit ke-38, Spanyol nyaris memecah kebuntuan melalui kerja sama apik satu-dua yang dilakukan oleh Mikel Oyarzabal. Beruntung bagi Argentina, kiper Emiliano Martinez tampil sigap menahan eksekusi tersebut. Marc Cucurella juga berulang kali merepotkan lini pertahanan Albiceleste lewat tusukan dari sisi kanan gawang, namun belum membuahkan hasil. Hingga turun minum, skor kaca mata 0-0 tetap bertahan.

Babak Kedua: Tensi Memanas dan Kartu Merah Enzo
Memasuki paruh kedua, Spanyol langsung menggebrak. Menit ke-46, Alex Baena memanfaatkan kesalahan umpan Nicolas Tagliafico dan menggiring bola ke dalam kotak penalti. Namun, tendangannya lagi-lagi berhasil diamankan oleh Martinez.

BACA JUGA  Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris Cetak Sejarah di Semifinal Piala Dunia 2026

Tensi pertandingan sempat memuncak ketika terjadi keributan antar pemain. Insiden bermula dari pelanggaran Leandro Paredes terhadap Rodri. Saat Rodri terjatuh, Paredes justru mendorong Dani Olmo hingga terjatuh, memicu emosi skuad Spanyol. Wasit akhirnya mengganjar Paredes dengan kartu kuning.

Spanyol terus mengurung pertahanan Argentina. Peluang demi peluang dari Lamine Yamal, Ferran Torres, Pedri, hingga Pau Cubarsi terus mentah di tangan Martinez yang tampil heroik.

Petaka bagi Argentina datang pada masa injury time (90+3′). Enzo melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi yang membuat bek Spanyol itu terpental. Wasit tanpa ragu langsung mengacungkan kartu merah, memaksa Argentina bermain dengan 10 orang.

Tiga menit berselang (90+6′), Paredes melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor tendangan bebas melepaskan sepakan melengkung ke pojok kiri, namun secara spektakuler kembali ditepis oleh Martinez. Skor 0-0 bertahan hingga waktu normal habis, memaksa laga berlanjut ke babak extra time.

Babak Tambahan: Gol Ferran Torres Jadi Penentu
Pada babak pertama perpanjangan waktu, Emiliano Martinez lagi-lagi menjadi bintang setelah menepis peluang beruntun dari Pedri dan Nico Williams. Spanyol sempat bersorak pada menit ke-97 ketika Nico Williams menggetarkan jala Argentina. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Mikel Merino dianggap melakukan pelanggaran terlebih dahulu terhadap Otamendi.

BACA JUGA  TPK Teluk Lamong Sambut Maiden Voyage MV WANTAI, Perkuat Jalur Perdagangan Langsung ke Tiongkok Selatan

Kebuntuan Spanyol akhirnya pecah sesaat setelah babak kedua extra time dimulai. Melalui skema serangan cepat, Nico Williams mengirimkan umpan tarik akurat kepada Ferran Torres yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Dengan tenang, Torres melepaskan tembakan yang gagal dibendung Martinez. Skor berubah 1-0 untuk Spanyol.

Tertinggal satu gol, Argentina mencoba membalas. Lionel Messi dkk sempat mendapatkan tiga peluang emas, termasuk lewat skema sepak pojok. Namun, kiper Spanyol Unai Simon tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan krusial. Skuad Albiceleste yang mulai frustrasi gagal mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang berbunyi. Spanyol keluar sebagai Juara Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain
Spanyol (4-1-2-3):
Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri; Fabián Ruiz, Dani Olmo; Lamine Yamal, Alex Baena, Mikel Oyarzabal.Pelatih: Luis de la Fuente

Argentina (4-4-2):
Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez.Pelatih: Lionel Scaloni

Wasit: Slavko Vincic (Slovenia) (CYE)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News