Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, SPKLU PLN Capai 4.665 Unit

KILASNETWORK.COM – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Hingga pengujung tahun 2025, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia tercatat mencapai 4.655 unit, meningkat tajam sebesar 44% dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 3.223 unit.

Peningkatan infrastruktur ini dibarengi dengan perluasan jangkauan wilayah. Saat ini, SPKLU telah beroperasi di 3.007 titik lokasi, naik signifikan dari 2.192 lokasi pada tahun 2024.

Mendorong Keamanan dan Kenyamanan Pengguna
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa langkah masif ini merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi pemerintah dalam membangun ekosistem Electric Vehicle (EV) yang andal di Tanah Air.

“Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026).

Fokus pada Kualitas dan Kecepatan Pengisian
Selain kuantitas, PLN juga menitikberatkan pada pemutakhiran teknologi. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, merinci distribusi jenis pengisian daya yang tersedia saat ini:

BACA JUGA  Perluas Ekspansi di Jawa Timur, PGN Resmi Salurkan Gas Bumi ke PT Bumi Menara Internusa Lamongan

1. Ultra Fast Charging: 633 unit

2. Fast Charging: 482 unit

3. Medium Charging: 2.681 unit

4. Standard Charging: 859 unit

“Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety atau kekhawatiran jarak tempuh bagi para pengguna EV,” tambah Adi.

Lonjakan Layanan Home Charging dan Stimulus Tarif
Tren positif juga terlihat pada layanan Home Charging Services (HCS). Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan ini, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2024 (32.215 pelanggan).

Pertumbuhan ini dipicu oleh berbagai stimulus menarik yang berlaku hingga 30 Juni 2026, di antaranya:

1. Diskon 50% untuk biaya pasang baru dan tambah daya.

2. Diskon tarif listrik 30% untuk pengisian daya pada pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Digitalisasi Layanan lewat PLN Mobile
Untuk mempermudah mobilitas, PLN mengoptimalkan fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile. Dua fitur unggulan yang menjadi andalan pengguna adalah:

Trip Planner: Membantu merencanakan rute perjalanan berdasarkan sisa daya dan lokasi SPKLU terdekat.

BACA JUGA  Solusi Ekonomi dan Lingkungan, PGN Ajak Masyarakat Kelola Bank Sampah

AntreEV: Mengatur urutan pengisian daya agar tetap tertib saat terjadi lonjakan mobilitas.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan melalui penguatan infrastruktur dan layanan digital yang semakin solid seiring bertumbuhnya ekosistem EV,” tutup Adi. (PWY)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News