KILASNETWORK.COM – Pemerintah bersama jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mempercepat pembangunan sejumlah jembatan di Provinsi Aceh yang sebelumnya rusak akibat bencana. Percepatan tersebut dilakukan untuk menghadapi momentum bulan suci Ramadan 2026, agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan aktivitas sosial ekonomi dapat segera pulih.
Upaya percepatan pembangunan jembatan dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Aceh Tengah, Bireuen, dan Gayo Lues. Pekerjaan difokuskan pada pembangunan fondasi dan struktur jembatan gantung, serta pemasangan material pada jembatan sementara guna memastikan akses transportasi masyarakat dapat kembali berfungsi.
Personel TNI terlibat aktif dalam proses pembangunan di lapangan, mulai dari pengerjaan struktur hingga pemasangan jembatan darurat. Sinergi antara pemerintah dan TNI tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur yang terdampak bencana.
Sejumlah jembatan dilaporkan telah berhasil dituntaskan sejak akhir tahun 2025 hingga awal 2026. Termasuk di antaranya pemasangan jembatan darurat atau bailey yang kini sudah dapat dilalui kendaraan, sehingga mendukung kelancaran akses pendidikan, pertanian, serta distribusi logistik masyarakat.
Pemerintah memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jembatan akan terus dipacu untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama bulan Ramadan. (IPM)




