Mensos Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Utamakan Verifikasi Informasi

KILASNETWORK.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan bahwa pengelola kehumasan Sekolah Rakyat harus mampu menyampaikan informasi publik secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Humas diminta tidak hanya berfokus pada agenda pimpinan atau rilis formal, melainkan aktif menjadi mata, telinga, sekaligus suara lembaga.

Pesan tersebut disampaikan Mensos saat membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 18–22 Agustus 2026 ini diikuti oleh 240 peserta dari perwakilan Sekolah Rakyat, UPT, Sentra Terpadu, hingga Satgas Kehumasan Kemensos.

“Jadi ingat, jangan berpikir hari ini mau mempublikasikan apa, tapi apa yang perlu diketahui oleh masyarakat,” tegas Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, humas memiliki peran vital untuk melihat realitas lapangan, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan menyuarakan kerja-kerja pemerintah melalui bahasa yang mudah dipahami. Ia mengimbau agar strategi komunikasi tidak sekadar menyajikan data berupa angka, tetapi juga dikemas dengan narasi humanis yang menggugah empati.

“Angka membuat orang tahu, cerita membuat orang peduli. Keduanya harus berjalan bersama,” ujarnya, seraya mencontohkan kisah anak-anak kurang mampu yang kembali memiliki harapan berkat fasilitas pendidikan dan asrama di Sekolah Rakyat.

BACA JUGA  Anggaran Makan Bergizi Gratis Bakal Dipotong Lagi, Purbaya: Efisiensi Besar-besaran

Di tengah pesatnya arus informasi, Gus Ipul mengingatkan pentingnya proses verifikasi. Meskipun kecepatan dan potensi viral menjadi target komunikasi digital, kebenaran informasi tetap merupakan prioritas utama demi menjaga kepercayaan publik. Selain itu, humas diminta responsif dan terbuka terhadap kritik.

“Kalau ada informasi keliru, kita luruskan dengan data. Kalau ada hoax, kita jawab dengan cepat. Jawaban terbaik pemerintah terhadap kritik adalah data, fakta, dan kerja nyata,” pungkasnya. (WAT)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News