Dindik Jatim Matangkan Persiapan TKA 2026, Sekolah Diminta Siaga UPS dan Genset

KILASNETWORK.COM – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Berbagai aspek dipastikan siap, mulai dari pendataan peserta, sarana dan prasarana pendukung, hingga kesiapan petugas penyelenggara untuk menjamin asesmen berjalan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan koordinasi terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis yang berpotensi menghambat pelaksanaan TKA. Langkah ini dilakukan agar seluruh murid dapat mengikuti tes dengan tertib, nyaman, dan tanpa gangguan yang tidak perlu.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh murid. Sekolah harus memastikan anak-anak bisa berkonsentrasi mengerjakan soal tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kendala teknis,” ujar Aries, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, kesiapan teknis menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TKA, terutama di sekolah yang menyelenggarakan tes secara mandiri dengan memanfaatkan perangkat komputer dan jaringan internet.

Dindik Jatim Minta Sekolah Siapkan UPS dan Genset

Untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan, Dindik Jatim meminta sekolah penyelenggara mandiri menyiagakan perangkat uninterruptible power supply (UPS), baik untuk server maupun komputer proktor. Sekolah juga diharapkan menyediakan generator set (genset) apabila memungkinkan.

BACA JUGA  Angka Perceraian di Sumenep 2025 Naik Signifikan

Selain memastikan ketersediaan perangkat pendukung, kesiapan proktor dan teknisi turut menjadi perhatian. Petugas harus memahami prosedur penanganan gangguan serta memastikan jalur komunikasi dengan helpdesk cabang dinas maupun tingkat provinsi dapat diakses dengan mudah.

Aries menegaskan, penanganan kendala teknis harus dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur agar tidak menghambat hak murid dalam mengikuti asesmen.

Dindik Jatim juga telah menyampaikan surat koordinasi kepada PLN dan Telkom wilayah Jawa Timur. Melalui koordinasi tersebut, pihaknya meminta agar pemeliharaan jaringan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik maupun konektivitas internet dapat ditunda selama jam pelaksanaan TKA.

Langkah antisipasi ini diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan, sehingga pelaksanaan tes di berbagai sekolah dapat berlangsung sesuai rencana.

“Apabila terjadi gangguan listrik atau internet, murid tidak perlu panik, karena petugas sekolah telah disiapkan untuk melakukan penanganan. Kami juga memastikan setiap kendala ditindaklanjuti sesuai prosedur agar hak murid untuk mengikuti TKA tetap terlindungi,” tegasnya.

Hasil TKA Jadi Bahan Evaluasi Mutu Pendidikan Jawa Timur

Selain memastikan kesiapan pelaksanaan, Dindik Jatim memandang TKA sebagai salah satu instrumen untuk memperoleh gambaran capaian akademik murid sekaligus mengevaluasi proses pembelajaran di sekolah.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Mulai Pasok BBM untuk SPBU Shell

Aries menjelaskan, hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai bahan pemetaan kebutuhan pembelajaran, penyusunan program pelatihan guru, serta penguatan kompetensi murid sesuai kebutuhan di lapangan.

Evaluasi tersebut juga diharapkan mendukung upaya pemerataan mutu pendidikan di Jawa Timur, baik di wilayah perkotaan maupun daerah pelosok. Dengan data capaian akademik yang diperoleh, perbaikan pembelajaran dapat dirancang secara lebih terarah berdasarkan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Menurut Aries, keberhasilan TKA tidak semata-mata diukur dari nilai yang diperoleh murid. Lebih dari itu, hasil asesmen diharapkan menjadi dasar untuk mengidentifikasi aspek pembelajaran yang perlu diperkuat agar kualitas pendidikan terus meningkat.

“TKA bukan semata-mata tentang mendapatkan nilai tinggi. Bagi kami, hasilnya juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran agar semakin banyak anak Jawa Timur memiliki kompetensi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.

Melalui pematangan persiapan teknis dan pemanfaatan hasil asesmen sebagai bahan evaluasi, Dindik Jatim berharap pelaksanaan TKA 2026 berjalan lancar sekaligus memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pemerataan mutu pendidikan di Jawa Timur. (GRL)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News