KAI Daop 9 Gencarkan Pembenahan Jalur Rel untuk Antisipasi Libur Nataru

KILASNETWORK.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember mengambil langkah besar dalam mempersiapkan prasarana perkeretaapian menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Antisipasi lonjakan perjalanan pada periode tersebut dilakukan melalui pembenahan menyeluruh di berbagai titik jalur strategis.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa fokus utama pembenahan adalah penggantian wesel di delapan lokasi. Wesel sendiri merupakan komponen vital yang berfungsi mengatur perpindahan jalur kereta api.

“Penggantian di delapan lokasi ini penting untuk memastikan proses perpindahan jalur berjalan aman dan presisi, terutama saat volume perjalanan meningkat,” kata Cahyo pada Kamis (27/11/2025).

Adapun delapan titik strategis yang mendapatkan pemasangan wesel baru adalah emplasemen Probolinggo, Leces, Malasan, Klakah, Randuagung, Jatiroto, Tanggul, dan Rambipuji. Seluruh titik ini merupakan jalur penting yang dilalui baik oleh perjalanan kereta jarak jauh maupun lokal.

Perawatan Menyeluruh dan Standar Keselamatan Tinggi
Selain penggantian wesel, Daop 9 juga melakukan serangkaian pekerjaan perawatan dan perbaikan lainnya, meliputi:

BACA JUGA  PLN Nusantara Power dan PLN EPI Berkolaborasi Hijaukan PLTU dengan Cofiring Biomassa Sawdust

Pengecekan dan perbaikan perlintasan sebidang.

Perawatan pada jalur rel dan jembatan.

Perbaikan fasilitas penunjang lainnya di sepanjang jalur.

Semua pekerjaan ini, menurut Cahyo, dilakukan dengan standar keselamatan tinggi sebagai langkah antisipasi melonjaknya arus penumpang pada liburan akhir tahun.

“Komitmen kami adalah menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman. Infrastruktur yang terawat dengan baik merupakan fondasi layanan kereta api yang andal,” tegasnya.

Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Dalam rangka mewujudkan keamanan dan kelancaran perjalanan, Daop 9 juga tidak lupa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur rel.

Imbauan tersebut meliputi:

Berhenti, melihat kiri–kanan, dan mendengarkan sebelum melintas di perlintasan sebidang.

Tidak beraktivitas di jalur rel (berjalan, duduk, atau berfoto).

Mematuhi rambu dan arahan petugas selama proses perawatan berlangsung.

Mengutamakan keselamatan, baik sebagai pengguna kereta maupun warga sekitar jalur.

Cahyo menegaskan bahwa keamanan perjalanan kereta api tidak bisa diwujudkan oleh pihaknya sendiri. “Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat membantu menjaga keamanan perjalanan kereta api,” imbuhnya.

BACA JUGA  Timnas Voli Putra Indonesia U-21 Taklukkan Tunisia di Kejuaraan Dunia.

Dengan serangkaian penguatan prasarana ini, KAI Daop 9 menargetkan layanan kereta api selama masa libur Nataru berjalan optimal, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi seluruh penumpang. (CDQ)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News