Sambut UTBK SNBT 2026, Universitas Brawijaya Siapkan 1.540 Komputer dan Pengawasan Ketat

KILASNETWORK.COM – Universitas Brawijaya (UB) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Serangkaian langkah strategis diambil guna menjamin kelancaran operasional serta menjaga integritas proses seleksi calon mahasiswa baru.

Sebagai bagian dari persiapan, UB telah sukses menggelar uji coba nasional secara serentak pada Kamis (3/4/2026). Uji coba yang dilakukan di 17 lokasi ini mencakup sinkronisasi pengaturan waktu ujian, verifikasi Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU), hingga pengujian stabilitas server pusat.

Sterilisasi Ruang dan Integritas Ujian
Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso, menegaskan bahwa aspek teknis dan keamanan menjadi prioritas utama. Sterilisasi ruang ujian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada celah kecurangan.

“Kami memastikan seluruh ruang ujian benar-benar steril, baik dari sisi perangkat maupun lingkungan. Ini penting untuk menjaga integritas seleksi,” ujar Prof. Imam, Senin (6/4/2026).

Menanggapi modus kecurangan yang kian canggih, terutama yang berbasis digital, UB mengombinasikan pengawasan manual oleh petugas dengan dukungan teknologi mutakhir. Sistem pengawasan berlapis ini diharapkan mampu mendeteksi segala bentuk upaya manipulasi selama ujian berlangsung.

BACA JUGA  Dominasi Luar Biasa Marc Marquez di MotoGP 2025: 11 Kemenangan dari 12 Race dan Diprediksi Jadi Juara Dunia di Seri Mandalika

Infrastruktur dan Mitigasi Risiko
Untuk mendukung pelaksanaan UTBK yang dijadwalkan pada 20 hingga 30 April 2026, UB telah menyiagakan infrastruktur raksasa, meliputi:

67 Ruang Ujian yang tersebar di lingkungan kampus.

1.540 Unit Komputer yang telah lolos uji stabilitas.

Genset Cadangan di setiap lokasi untuk mengantisipasi gangguan listrik tiba-tiba.

Dari sisi sumber daya manusia, UB melibatkan tim teknis dan pengawas yang solid, terdiri dari 88 teknisi ruang, 88 pengawas per sesi, serta 17 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) dan tim admin IT yang bersiaga penuh.

Kuota dan Persaingan Ketat
Tahun ini, Universitas Brawijaya menyediakan daya tampung yang cukup besar namun tetap kompetitif. Tercatat ada 5.833 kursi yang tersedia melalui jalur SNBT. Selain itu, UB juga menyediakan 9.209 kursi untuk calon mahasiswa yang menempuh Jalur Mandiri.

Prof. Imam mengingatkan bahwa dengan tingginya minat pendaftar ke UB setiap tahunnya, persaingan akan sangat ketat.

“Dengan jumlah pendaftar yang besar, kami memastikan hanya calon mahasiswa dengan kapasitas akademik terbaik yang diterima melalui sistem yang transparan dan akuntabel ini,” tegasnya. (HPX)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News