Tekan Pengangguran, Pemkab Sidoarjo Buka Job Fair Hybrid 2026: Sediakan 4.246 Lowongan Kerja

KILASNETWORK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali mengambil langkah konkret dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan meresmikan Bursa Kerja Terbuka (Job Fair) Hybrid 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur.

Meski angka TPT Sidoarjo berhasil turun signifikan dari 6,49 persen pada 2024 menjadi 5,75 persen pada 2025, angka tersebut masih tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Timur. Oleh karena itu, gelaran bursa kerja ini menjadi strategi krusial Pemkab Sidoarjo dalam mempertemukan pencari kerja dengan pasar kerja nasional maupun internasional.

Tersedia 4.246 Lowongan dari 60 Perusahaan

Pada gelaran Job Fair Hybrid 2026 kali ini, sebanyak 60 perusahaan turut berpartisipasi dengan membuka 4.246 lowongan pekerjaan yang mencakup 298 posisi jabatan.

Beberapa posisi yang membuka kuota penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar di antaranya:

Sektor Lokal: Peluang kerja terbesar dibuka untuk posisi pengemudi taksi listrik yang membutuhkan 800 tenaga kerja.

Sektor Luar Negeri: Penempatan luar negeri terbesar dibuka oleh PT KMI dengan kebutuhan 1.400 tenaga kerja untuk kawasan Asia.

BACA JUGA  Madura United Tingkatkan Performa di BRI Super League, Bidik Posisi Lebih Baik

Tak hanya itu, Pemkab Sidoarjo juga memberikan apresiasi khusus bagi perusahaan yang berkomitmen menyediakan kuota kerja bagi penyandang disabilitas, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

Pertumbuhan Ekonomi Positif di Tengah Tantangan Ketenagakerjaan

Mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sidoarjo, M. Ainur Rahman, menyatakan bahwa Sidoarjo sebenarnya memiliki indikator makro ekonomi yang sangat kuat. Pertumbuhan ekonomi daerah mencatatkan kenaikan dari 5,54 persen menjadi 5,63 persen, didukung oleh kontribusi sektor industri manufaktur yang mencapai 49,45 persen dari PDRB.

“Capaian indikator makro ekonomi ini menunjukkan tren positif, tetapi pengangguran tetap menjadi tantangan krusial. Melalui Job Fair ini, kami menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah. Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar agenda seremonial, tetapi benar-benar mampu menyerap tenaga kerja lokal,” ujar Ainur Rahman saat pembukaan acara, Selasa (3/11/2026).

Menjembatani ‘Paradoks Ketenagakerjaan’

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo, Dwieko Saptono, mengungkapkan bahwa bursa kerja ini dirancang untuk memutus mismatch atau kesenjangan informasi antara pencari kerja dan perusahaan.

BACA JUGA  Penjualan Mobil Nasional 2025 Masih Terkontraksi, Gaikindo Catat Turun 7,2 Persen

“Saat ini ada paradoks ketenagakerjaan. Pencari kerja mengeluh sulit mendapat pekerjaan, begitu pula pemberi kerja yang kesulitan mendapatkan kandidat yang sesuai. Dalam idiom Jawa disebut tetuku seng tuku ora teka-teka, seng dituku ya ora tuku-tuku. Job Fair ini menjembatani kedua belah pihak secara transparan dan terarah,” jelas Dwieko.

Jadwal dan Proses Pendaftaran Job Fair Sidoarjo 2026

Bagi para pencari kerja yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) dengan lini masa sebagai berikut:

1. Pendaftaran Daring: 29 Oktober – 5 November 2026

2. Pemantauan & Seleksi Disnaker: Berlangsung hingga akhir tahun 2026

Masyarakat diimbau untuk segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu pendaftaran berakhir dan memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi. (QDC)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News