Manfaatkan Kunci di Rak Sepatu, Pemuda di Sukodono Sidoarjo Kuras Emas dan Laptop Rumah Kosong

KILASNETWORK.COM – Berpura-pura hendak meminjam uang, seorang pemuda justru memanfaatkan kondisi rumah kosong untuk menggasak barang berharga. Berbekal kunci cadangan yang disembunyikan di dalam rak sepatu, pelaku berinisial ATD (20) berhasil membobol sebuah rumah di Perumahan Dian Regency, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, dan membawa kabur emas hingga laptop.

Aksi pencurian tersebut terjadi pada Minggu (4/11/2026) sore. Saat itu, korban tengah mendampingi istrinya yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit, sehingga kediamannya dalam keadaan kosong.

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra menjelaskan, tersangka awalnya mengetuk pintu rumah korban dengan dalih ingin meminjam uang. Setelah memastikan situasi sepi dan tidak ada penghuni, pelaku mencari keberadaan kunci cadangan di sekitar teras.

“Dengan menggunakan kunci cadangan yang disimpan di dalam sepatu pada rak dekat pintu depan, tersangka masuk ke dalam rumah tanpa harus merusak pintu,” ujar AKBP Bobby Adimas Condroputra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/2026).

Gasak Barang Mewah dan Kembalikan Kunci

Begitu berhasil menerobos masuk, tersangka menggeledah kamar utama dan menggasak sejumlah barang bernilai tinggi, meliputi:

1. Satu unit laptop

2. Satu unit kamera

BACA JUGA  Pemungutan PPN di Marketplace Segera Berlaku, idEA Minta Sosialisasi ke Seller

3. Tas berisi logam mulia dan perhiasan emas

Guna mengelabui pemilik rumah agar tidak curiga, tersangka mengunci kembali pintu utama dari luar dan mengembalikan kunci cadangan tersebut ke dalam sepatu tempat semula.

Aksi pembobolan ini baru disadari korban pada hari berikutnya. Saat pulang untuk mengambil laptop yang hendak dibawa ke rumah sakit, korban terkejut lantaran perangkat tersebut telah hilang dari tempatnya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kamera serta tas berisi perhiasan emas juga ikut raib.

Aksi Terekam CCTV hingga Ditangkap di Taman

Korban lantas memutar ulang rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar rumah. Dari rekaman tersebut, terlihat jelas seorang pria mengendarai sepeda motor matik warna hitam, masuk menggunakan kunci cadangan, lalu pergi membawa kabur barang-barang berharga milik korban.

“Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk utama bagi tim di lapangan untuk mengidentifikasi sosok pelaku,” kata Bobby.

Berbekal laporan resmi dari korban, Tim Opsnal Unit IV Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung bergerak melacak keberadaan pelaku. Pelarian ATD akhirnya terhenti setelah petugas meringkusnya di depan sebuah minimarket di kawasan Grand Royal, Desa Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

BACA JUGA  Berikut adalah naskah artikel berita yang disusun dengan gaya jurnalistik formal dan informatif, menonjolkan keberhasilan kinerja kepolisian di akhir tahun: Kriminalitas di Sidoarjo Turun Tajam 32 Persen Sepanjang 2025, Kapolresta: Hasil Patroli Masif

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian tersebut karena terdesak kebutuhan uang untuk bersenang-senang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain membekuk tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti pendukung, di antaranya:

1. Rekaman CCTV lokasi kejadian

2. 1 unit sepeda motor matik hitam (sarana aksi)

3. Jaket warna hijau dan sandal warna putih milik pelaku

4. 1 buah tas

5. 2 lembar bukti transaksi penjualan perhiasan emas

Terancam 5 Tahun Penjara dan Imbauan Polisi

Atas perbuatannya, tersangka ATD dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian. Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda maksimal Rp500 juta.

Menanggapi kasus ini, Kapolresta Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan tidak lagi menerapkan kebiasaan menyimpan kunci rumah di tempat-tempat yang mudah ditebak atau dijangkau orang asing.

“Kami mengimbau masyarakat memastikan rumah terkunci dengan baik, tidak menyimpan kunci cadangan di tempat yang mudah dijangkau orang lain, serta selalu memanfaatkan sistem pengamanan seperti CCTV,” imbaunya. (GPJ)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News