Pertamina Lakukan Build Up Stok BBM di SPBU Bondowoso

KILASNETWORK.COM – Pertamina Patra Niaga melakukan build up stock bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bondowoso. Langkah ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU selama tiga hari terakhir.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir pihaknya memberlakukan penyesuaian distribusi Pertamax seiring dengan kondisi stok yang tersedia.

“Sebagai upaya normalisasi, dua hari ke depan akan dilaksanakan build up stock untuk mencukupi kebutuhan Pertamax di Bondowoso,” ujar Ahad dalam siaran pers, Sabtu (10/1/2026).

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan langkah alternatif berupa alih suplai dari Terminal BBM Surabaya sambil menunggu tambahan pasokan dari kapal yang dijadwalkan sandar pada 13 Januari 2026. Kapal tersebut akan membawa muatan sekitar 2.000 kiloliter (KL) Pertamax ke supply point Bondowoso, yakni Terminal BBM Tanjungwangi.

Ahad menegaskan, prioritas pengiriman difokuskan pada SPBU yang dilaporkan mengalami kendala stok. Peningkatan pengiriman juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Ia menambahkan, Terminal BBM beroperasi selama 24 jam guna menjamin pasokan BBM di Bondowoso dan sekitarnya tetap aman.

BACA JUGA  Prabowo Bertemu Bloomberg, Bahas Peningkatan SDM, Kesehatan, dan Kerja Sama Danantara

Sebagai langkah mitigasi potensi penyalahgunaan, Pertamina Patra Niaga juga memberlakukan prioritas pengisian kepada konsumen kendaraan serta meminimalkan pengisian untuk konsumen non-kendaraan.

“Masyarakat diharapkan membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” kata Ahad.

Sementara itu, anggota DPR RI Nasim Khan meminta Pertamina Patra Niaga lebih maksimal dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan pendistribusian bahan bakar.

“Jangan sampai mengganggu aktivitas segala hal,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Ia berharap masukan dari masyarakat dapat diterima dan ditindaklanjuti langsung di lapangan agar persoalan kelangkaan BBM tidak kembali terulang.

Diketahui, sejumlah SPBU di Bondowoso sempat mengalami kekosongan BBM jenis Pertamax selama tiga hari terakhir. Kondisi ini membuat sebagian pemilik kendaraan roda empat terpaksa beralih menggunakan Pertamax Turbo. Sementara untuk beralih ke Pertalite, sebagian masyarakat terkendala kepemilikan barcode serta antrean panjang.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah SPBU di Bondowoso telah kembali melayani pembelian Pertamax. Manajer SPBU Tamansari, Jagir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima kiriman BBM jenis Pertamax.

BACA JUGA  Gandeng Berbagai Pihak, Kominfo Jatim Gelar Sinergitas Literasi Digital di Lumajang

“Sudah dikirim, dalam perjalanan ke sini,” ujarnya.

Hal serupa juga terpantau di SPBU Mastrip, Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso. Pada Sabtu pagi, SPBU tersebut telah kembali menjual BBM Pertamax setelah sebelumnya, sekitar pukul 00.15 WIB, hanya melayani penjualan BBM jenis Pertalite. (HPL)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News