TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Konektivitas Logistik Indonesia Timur

KILASNETWORK.COM – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan lini pelayaran (shipping line) global guna meningkatkan kualitas layanan serta mendukung efisiensi jaringan logistik nasional. Komitmen ini diwujudkan lewat kunjungan jajaran manajemen OOCL Shipping Lines ke TPK Teluk Lamong, Surabaya.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan OOCL yang hadir meliputi Karen Lam (Regional Group General Manager ASNG), Aaron Chen (Regional General Manager Indonesia), dan Samsuar (Branch Manager Surabaya). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, bersama jajaran manajemen TTL.

Dorong Surabaya Jadi Hub Port Utama Indonesia Timur
Pertemuan bilateral ini berfokus pada pembahasan dinamika industri logistik, evaluasi operasional, hingga penjajakan peluang sinergi di masa mendatang.

Regional Group General Manager ASNG OOCL Shipping Lines, Karen Lam, menyoroti posisi strategis Kota Surabaya sebagai simpul utama distribusi barang, terutama untuk kawasan Indonesia Bagian Timur.

“Surabaya memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai hub port bagi Indonesia Timur. Di tengah tantangan pengembangan di Jakarta dan Semarang, Surabaya dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat konektivitas dan jaringan logistik,” terang Karen Lam.

BACA JUGA  Gali Potensi Pasar Jawa Barat, SIG Bangkitkan Kembali Merek Legendaris Semen Kujang

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyambut baik pandangan tersebut. Menurutnya, komunikasi intensif dengan pihak pelayaran merupakan pondasi utama dalam menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang andal.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk bertukar perspektif sekaligus memperkuat komunikasi dengan OOCL. Bagi TTL, hubungan yang erat dengan shipping line merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang semakin andal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa,” jelas David.

Impresi Positif Pemanfaatan Teknologi Real-Time di IP&C Room
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, jajaran manajemen OOCL turut meninjau ruang kendali utama Integrated Planning and Control Room (IP&C) TPK Teluk Lamong. Fasilitas ini menjadi pusat perencanaan, pemantauan, dan pengendalian seluruh operasional bongkar muat secara terintegrasi dan real-time.

Karen Lam menyampaikan apresiasinya terhadap modernisasi sistem serta penerapan otomatisasi yang diusung oleh TTL.

“Kami terkesan dengan Integrated Planning and Control Room TTL yang memungkinkan operasional dipantau secara real-time, termasuk bagaimana Automated Stacking Crane (ASC) beroperasi di lapangan,” ungkap Karen.

BACA JUGA  Hindari Antrean Panjang, Kapolri Ajukan Skema ‘First Come First In’ di Pelabuhan

Penerapan teknologi canggih ini merupakan bagian dari transformasi digital TTL untuk memastikan kelancaran alur barang, meningkatkan kepastian waktu sandar kapal, serta memberikan visibilitas operasional yang transparan bagi para pengguna jasa. Ke depan, TTL berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan kapasitas operasional guna mendukung daya saing perdagangan nasional. (UEB)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News