Kemenhub Imbau Pemudik Atur Waktu Arus Balik Ketapang–Gilimanuk

KILASNETWORK.COM – Kementerian Perhubungan mengingatkan potensi kepadatan arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Masyarakat diminta bijak dalam menentukan waktu perjalanan untuk menghindari penumpukan penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyhud, mengimbau masyarakat agar mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu alternatif di luar periode puncak arus balik.

“Kami mengimbau masyarakat mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu alternatif di luar periode puncak,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Imbauan tersebut seiring dengan tradisi Lebaran Ketupat yang berlangsung sekitar sepekan setelah Idulfitri. Perayaan ini berpotensi memicu lonjakan pergerakan masyarakat secara bersamaan, khususnya di kawasan Tapal Kuda dan Madura.

Wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas meliputi Pasuruan hingga Banyuwangi, serta daerah kepulauan di sekitar Madura. Lonjakan penumpang dalam waktu bersamaan berisiko menimbulkan antrean panjang dan memperpanjang waktu tunggu penyeberangan.

“Perencanaan perjalanan yang matang sangat diperlukan agar arus balik berjalan aman dan nyaman,” kata Masyhud.

BACA JUGA  KPK Tetapkan Sudewo sebagai Tersangka Korupsi Proyek DJKA Kemenhub

Kementerian Perhubungan terus mengoptimalkan layanan di lintasan penyeberangan tersebut, termasuk melalui penambahan armada serta pengaturan operasional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, namun kelancaran juga bergantung pada kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan informasi resmi dari pelabuhan serta melakukan pembelian tiket secara daring guna menghindari antrean. Pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026. Pada periode tersebut, volume kendaraan dan penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk diperkirakan meningkat signifikan. (TBF)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News